Kampanye Stunting

Reporter : Syamsul Akbar

KRAKSAAN – Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 di Kabupaten Probolinggo disemarakkan dengan kegiatan kampanye stunting yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo di Alun-alun Kota Kraksaan, Sabtu (23/11/2019) pagi. Peringatan HKN ke-55 ini mengambil tema “Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia Unggul”.

Kampanye stunting yang dimulai pukul 06.30 WIB ini diisi dengan jalan sehat, pawai kampanye stunting, senam bersama, lomba stand stunting OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan rumah sakit, lomba cipta menu untuk bekal anak sekolah dan makanan ibu hamil KEK/anemia, posbindu, skrining HIV dan hepatitis serta seminar remaja dengan gerakan minum FE oleh remaja putri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Abdul Halim, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Probolinggo Hj. Sudjilawati Soeparwiyono, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Jawa Timur drg Fitria Dewi dan Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Hadir pula Kepala Bappeda Tutug Edi Utomo, Kepala OPD, direktur rumah sakit swasta dan pemerintah, CSR, FKPS, lembaga pendidikan kesehatan, Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Probolinggo, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo, organisasi profesi kesehatan serta organisasi kemasyarakatan.

Kampanye stunting ini dimeriahkan dengan live musik tradisional team kesenian Siti Jenar Kecamatan Leces, ludruk stunting Puskesmas Kotaanyar, yel-yel stunting Puskesmas Glagah, band Dinas Kesehatan, senam heboh Puskesmas Gending, tampilan seni tentang stunting Puskesmas Dringu, pentas seni Saka Bakti Husada Puskesmas Kraksaan serta lawak Cak Sukur Cs.

Kegiatan kampanye stunting ini ditandai dengan pelepasan balon bersama-sama oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Probolinggo Hj. Sudjilawati Soeparwiyono, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Jawa Timur drg Fitria Dewi dan Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto bersama sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan kegiatan kampanye stunting ini dilakukan karena anak stunting di Kabupaten Probolinggo masih cukup banyak yaitu 29.932 anak, kematian ibu 15 kasus dan kematian bayi 161 bayi. “Tujuan kegiatan ini untuk membuat semua orang peduli, tahu dan mau begitu pentingnya menanggulagi dan mencegah stunting di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Jawa Timur drg Fitria Dewi menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang telah meraih penghargaan Swasti Saba Padapa. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Probolinggo dan seluruh elemen masyarakat bertekad untuk menurunkan stunting.

“Selamat memperingati Hari Kesehatan Nasional kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah sepakat untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko mengatakan di Hari Kesehatan Nasional ini istri Wakil Bupati Probolinggo mengajak bersama-sama saling mengintropeksi pada semua insan di Kabupaten Probolinggo, apakah sudah benar apa yang dilakukan sehari-hari pada anak di Kabupaten Probolinggo. ”Hari kampanye stunting kita lakukan agar semua masyarakat tahu begitu pentingnya mencegah anak biar tidak stunting,” jelasnya.

Menurut Ny. Timbul, jumlah anak stunting di Kabupaten Probolinggo mencapai 15.932 (16,37 %) yang ada di sekitar kita, yang sangat membutuhkan perhatian khusus terutama pada pola asuh orang tua, asupan gizi serta kesehatan lingkungan. Pencegahan stunting di mulai sejak dalam kandungan, karena bayi harus sudah mendapatkan asupan gizi yang cukup, maka sebelum hamil harus dipastikan seorang wanita dalam kondisi yang sehat begitu juga seorang remaja yang nantinya akan jadi seorang ibu.

”Untuk itu saya sangat berharap dukungan dari semua mulai dari tenaga kesehatan, orang tua, guru, organisasi profesi, organisasi masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo untuk ikut berkontribusi dalam menyelamatkan dan menyehatkan putra putri Kabupaten Probolinggo agar tidak menjadi anak yang stunting, sehingga di masa yang akan datang menjadi anak yang berkualitas serta berbakti pada orang tua, bangsa dan negara, maka akan terwujud sumber daya manusia yang unggul,” pungkasnya.

Setelah dilakukan penilaian oleh dewan juri, maka untuk pawai kampanye stunting, juara 1 diraih oleh Puskesmas Pajarakan, juara 2 diraih oleh Puskesmas Glagah dan juara 3 diraih oleh RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Selanjutnya, stand kampanye stunting, juara 1 diraih Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo, juara 2 diraih Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo dan juara 3 diraih GAIN (The Global Alliance for Improved Nutrition).

Terakhir untuk lomba cipta menu kategori bekal anak sekolah, juara 1 diraih TP PKK Kecamatan Sukapura, juara 2 diraih Kecamatan Sumberasih dan juara 3 diraih Kecamatan Kraksaan. Serta lomba cipta menu kategori makanan ibu hamil KEK/anemia, juara 1 diraih juara 1 diraih TP PKK Kecamatan Maron, juara 2 diraih TP PKK Kecamatan Tegalsiwalan dan juara 3 diraih TP PKK Kecamatan Tiris. (wan)

Artikel ini telah tayang di https://probolinggokab.go.id dengan judul : Kampanye Stunting Semarakkan Peringatan HKN ke-55, https://probolinggokab.go.id/v4/kampanye-stunting-semarakkan-peringatan-hkn-ke-55/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *